Selasa, 28 Agustus 2018

Catatan Pendek

[ ] 29/11/2018 ~ Bukanlah kegagalan yang perlu dirisaukan. Jauh lebih pelik ialah kehilangan arah dan tujuan. Lebih berbahaya lagi kehilangan harapan.

[ ] 04/11/2018 ~ Ketika kau sering dianggap "kurang percaya" karena kelihatannya sering mengintervensi (bertanya terus hal yang sama), orang sering tidak melihat sisi lainnya. Mereka lupa bahwa kau tak bisa membaca pikiran mereka dan kau tak tahu sampai sejauh mana progress yang ada. Karena apa? Karena mereka hanya diam dan tak memberi respons. Padahal yang kau butuhkan hanyalah jawaban. Dan ketika kau benar-benar akhirnya hanya "diam", kau juga yang disalahkan karena katanya "kenapa tidak mengingatkan", ketika tugas menjadi tak selesai. Padahal kau sudah mengingatkan berulang-ulang kali jauh sebelumnya. ~

[ ] 01/10/2018 Senyum yang tulus ibarat air yang mengikis kegelisahan hati yang gundah. Kegundahan karena peliknya dan kerasnya kehidupan. Kehidupan yang penuh kesedihan, kemarahan, maupun kekecewaan.

Kau tak pernah tahu hari ini kau akan bertemu mereka yang hatinya seperti apa. Tapi percaya dan yakinlah, senyummu yang tulus akan sedikit banyak menceriakan hati mereka.

Jadi tersenyumlah tulus selalu dari hatimu dan bawalah keceriaan kepada dunia. Keceriaan kepada hati yang sedang gelisah. Keteduhan bagi jiwa yang sedang amarah.

Selamat pagi dan have a wonderful day.

[ ] 29/09/2018 Sejuknya pagi mengundang lelapnya pembaringan. Malas bergerak jadi tantangan. Mentari memanggil pun kau cuekin. Sampai dering telepon memekakkan barulah kau beranjak dan terburu-buru.

[ ] 28/09/2018 Bagi jiwa yang sedang gundah gulana. Ingatlah ini. Kecewa, sedih bahkan marah karena ekspektasi yang tak terkabul boleh-boleh saja. Tapi janganlah larut di dalamnya. Jangan biarkan itu merenggut keceriaan dan kebahagiaan yang telah Tuhan sediakan jauh di depan sana. Bukankah Tuhan berjanji bahwa yang Ia berikan jauh lebih baik? Bukankah Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya? Usahlah kau meratap terus menerus.

[ ] 27/09/2018 Jika kau menaruh ekspektasi berlebihan pada manusia, dengan segera kau akan kecewa. Namun jikalau kau berharap pada Tuhan, kau tak akan dikecewakan. Hanya saja kadang kau kurang sabar untuk menunggu waktunya Tuhan.

[ ] 26/09/2018 Ketika pagi mengetuk, rutinitas mungkin akan sama. Namun selalu ada dua pilihan. Syukuri hari atau menyalahkan hari. Mana yang akan menceriakan hatimu? Kau tahu jawabannya.

[ ] 25/09/2018 Selamat pagi 😇 Awali hari dengan doa dan syukur. Jalani dengan senyum dan syukur. Kerjakan dengan semangat dan syukur. Dan bersukacitalah karena lihatlah diakhir hari ini hari yang luar biasa telah kau jalani. 😉😊

[ ] 23/09/2018 "Nikmatilah anugerah kecil ini yakni wajahmu masih disapa fajar pagi. Terlebih lagi bersyukurlah atas anugerah terbesar yang Dia berikan yaitu Kristus Yesus. Bersyukurlah! Bersukacitalah! Puji dan tinggikan Dia! Tuhan dan Juruselamatmu!
.
.
.

Kadang hidup itu lucu. Ada orang tidak khawatir akan sesuatu hal, namun justru orang lain yang mengkhawatirkan orang itu. Demikian juga sebaliknya.

Kadang hidup itu gokil. Ada orang bisa tidak suka bahkan membenci sesuatu hal ataupun seseorang tanpa ia sendiri tahu alasannya. Demikian juga dengan cinta.

Kadang hidup itu kocak. Hal-hal sederhana dirumitkan oleh belat-belit perkataan yang sering salah dimengerti.

Namun itulah bumbu-bumbu yang membuat hidup menjadi tidak garing.

#20-09-2018

.
.
.

Tertawalah dalam menjalani hidup ini karena menangis dan gelisah hanyalah bumbu pelengkap.
#10-09-2018

.
.
.

Jawaban OK sepertinya menunjukkan suatu kepercayaan diri dan kesiapan menjalankan sebuah kepercayaan. Namun jika tidak dibarengi aksi, maka ianya akan berujung kepada kekecewaan dari penanya/pemberi kepercayaan.

Sebaliknya jawaban TIDAK BISA mungkin segera membawa kekecewaan bagi penanya. Namun itu terkadang lebih baik. Karena tidak memberi asa yang berlebih.

Kecenderungan kita adalah yang pertama. Dan tidak jarang yang didapat adalah kekecewaan. Kecenderungan kita adalah enggan berkonflik dari awal. Berusaha terlihat membahagiakan penanya. Mencoba mencari jawaban aman yang justru mengecewakan di akhir.

Namun terlepas dari kedua jawaban itu ada satu yang sangat berbahaya yaitu DIAM.

#JedaSejenak
#28012018

.
.
.

"Sukacita hanya akan menjadi luapan euforia sesaat saja jikalau itu bukan sukacita dari Allah.

Sukacita sejati akan terus menetap di hati jikalau itu adalah sukacita dari Allah karena Allah lah sumber sukacita itu."

#25122017

.
.
.

"Tanpa kejutan, hidup cenderung hambar.
Terlalu banyak kejutan, hidup rasanya berat.
Tapi tetap saja kita tidak menghendaki adanya kejutan."

#18092017

.
.
.

"Dalam KESUKAAN kita seringkali mengabaikan kehadiran-Nya. Kita seringkali tidak mau berbicara dengan-Nya. Kita sibuk dengan kesukaan kita.

Dalam KESUSAHAN kita seringkali menyalahkan Dia. Kita seringkali merasa Dia tidak hadir.

Bukankah Dia selalu hadir setiap waktu?
Bukankah tangan-Nya selalu terbuka untuk kita?
Dia adalah Allah yang ingin dekat dengan kita.
Kitalah yang tidak peka dan tidak mau dekat dengan-Nya."

#19072017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar