.
.
.
“I Choose Love...
No occasion justifies hatred; no injustice warrants bitterness. I choose love. Today I will love God and what God loves.
I Choose Joy...
I will invite my God to be the God of circumstance. I will refuse the temptation to be cynical. I will refuse to see people as anything less than human beings, created by God. I will refuse to see any problem as anything less than an opportunity to see God.
I Choose Peace...
I will live forgiven. I will forgive so I may live.
I Choose Patience...
I will overlook the inconveniences of the world. Instead of cursing the one who takes my place, I'll invite him to do so, Rather complain that the wait is to long, I will thank God for a moment to pray. Instead of clenching my fist at new assignments, I will face them with joy and courage.
I Choose Kindness...
I will be kind to the poor, for they are alone. Kind to the rich, for they are afraid. And kind to the unkind, for that is how God has treated me.
I Choose Goodness...
I will go without a dollar before I take a dishonest one. I will be overlooked before I will boast. I will confess before I accuse. I choose goodness.
I Choose Faithfulness...
Today I will keep my promises. My debtors will not regret their trust. My friends will not question my word. And my family will not question my love.
I Choose Gentleness...
Nothing is won by force. I choose to be gentle. If I raise my voice may it only be in praise. If I clench my fist, may it only be in prayer. If I make a demand, may it be only of myself.
I Choose Self-Control...
I refuse to let what will rot, rule the eternal. I choose self-control. I will be drunk only by joy. I will be impassioned only by my faith. I will be influenced only by God. I will be taught only by Christ. I choose self-control.
Love, Joy, Peace, Patience, Kindness, Goodness, Faithfulness, Gentleness, and Self-Control. To these I commit my day. If I succeed, I will give thanks. If I fail, I will seek His grace. And then when this day is done I will place my head on my pillow and rest."
Max Lucado - "When God Whispers Your Name"
---
"Saya memilih kasih..
Tidak ada tempat untuk membenarkan kebencian; tidak juga ketidakadilan ataupun kepahitan. Saya memilih untuk mengasihi. Hari ini saya akan mengasihi Tuhan dan apa yang Tuhan kasihi.
Saya memilih sukacita…
Saya akan mengundang Tuhan saya untuk menjadi Tuhan atas setiap keadaan. Saya akan menolak godaan untuk menjadi sinis.. alat dari pemikiran yang malas. Saya menolak melihat pribadi orang lain sebagai sesuatu yang lain, selain manusia yang diciptakan oleh Tuhan. Saya akan menolak melihat masalah sebagai sesuatu yang lain kecuali sebagai kesempatan untuk melihat Tuhan.
Saya memilih kedamaian.
Saya hidup dalam pengampunan. Saya akan mengampuni sehingga saya bisa terus hidup.
Saya memilih sabar..
Saya akan mengabaikan ketidaknyamanan dunia. Alih-alih mengutuk orang yang mengambil tempat saya, saya akan mempersilahkan dia untuk mengambilnya. Dari pada mengeluh karena harus menunggu terlalu lama, saya akan bersyukur pada Tuhan karena diberi waktu untuk berdoa. Daripada mengepalkan tangan karena diberi tugas yang baru, saya akan menerimanya dengan sukacita dan keberanian.
Saya memilih kemurahan hati..
Saya akan murah hati kepada yang miskin, kepada mereka yang sendirian. Murah hati kepada orang kaya, juga mereka yang ketakutan. Dan juga murah hati kepada mereka yang tidak murah hati, karena demikianlah Tuhan telah memperlakukan saya.
Saya memilih kebaikan…
Saya akan pergi tanpa uang sebelum saya menjadi tidak jujur. Saya akan mengabaikannya sebelum menjadi sombong. Saya akan mengaku daripada menuduh. Saya memilih kebaikan.
Saya memilih kesetiaan…
Hari ini saya akan menepati janji saya. Debitur saya tidak akan menyesal karena telah mempercayai saya. Rekan saya tidak akan mempertanyakan perkataan saya. Istri saya tidak akan meragukan cinta saya. Dan anak-anak saya tidak akan pernah takut ayah mereka tidak pulang.
Saya memilih kelemahlembutan…
Tidak ada yang dimenangkan dengan pemaksaan. Saya memilih menjadi lemah lembut. Jika saya meninggikan suara saya mungkin itu hanya untuk memuji. Jika saya mengepalkan tangan saya, itu hanya karena saya mau berdoa. Jika saya memiliki permintaan, itu hanyalah pada diri saya sendiri.
Saya memilih pengendalian diri…
Saya adalah manusia rohani. Setelah tubuh ini mati, maka roh saya akan melambung. Saya menolak mengijinkan apa yang akan membusuk mengendalikan apa yang kekal. Saya memilih untuk mengendalikan diri. Saya memilih hanya mabuk oleh sukacita. Saya hanya akan tidak sabar karena iman saya. Saya hanya akan dipengaruhi oleh Tuhan. Saya hanya akan memikirkan apa yang diajarkan oleh Kristus. Saya memilih pengendalian diri.
Kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, dan pengendalian diri. Dengan semua itu saya akan menjalani hari ini. Jika saya berhasil, saya akan bersyukur. Jika saya gagal, saya akan mencari kasih karunia dari-Nya. Dan kemudian, ketika hari ini telah selesai, saya akan menaruh kepala saya di bantal dan beristirahat."
Diterjemahkan dari : "When God Whispers Your Name" -- MAX LUCADO