Kayu Biasa
Kayu-kayu itu ialah kayu biasa
Mereka terheran-heran
Tak pernah menduga
Tapi tak jua bertanya
Dalam senyap Betlehem
Sang Bayi mungil
Lahir di kandang
Dibaringkan di palungan
Bayi Kudus siapakah yang duga?
Dalam kelabu Yerusalem
Umat-Nya yang degil
Mengolok, menghina, menyiksa-Nya
Dua palang jadi saksi
Salib yang hina rela Ia jalani
Dia yang tiada cela, mengapa rela?
Kayu-kayu itu ialah kayu biasa
Mereka terheran-heran
Tak pernah menduga
Tapi tak jua bertanya
Sungguh ya Allah
Hati pikiran kami tiada sanggup
Selami besarnya kasih-Mu
Kau rela jalani itu semua
Demi kami yang hina ini
Apakah yang dapat kami berikan
Sebagai ganti kasih-Mu?
--
NR#09122018
Tidak ada komentar:
Posting Komentar